SMAN 15 TANGERANG

Info JALUR PRESTASI

Jalur prestasi adalah seleksi prestasi yang dicapai calon peserta didik baru berdasarkan :

  1. Perolehan nilai ujian sekolah/ujian satuan pendidikan; dan/atau
  2. Nilai rapor lima semester terakhir SMP/MTs sederajat SMP yang sederajat; dan/atau
  3. Hasil perlombaan/prestasi di bidang akademik dan non akademik;
  4. Kuota jalur prestasi ditetapkan berdasarkan sisa kuota jalur zonasi, afirmasi dan perpindahan orang tua/wali;
  5. Kuota jalur prestasi paling banyak 30% dari total jumlah daya tampung peserta didik baru pada satuan pendidikan;
  6. Peserta seleksi jalur prestasi dapat berasal dari dalam zonasi atau luar zonasi sekolah yang dituju;
  7. Bagi calon peserta didik berprestasi tetapi telah mendaftar pada jalur zonasi, satuan pendidikan dapat menyalurkan/memindahkan calon peserta didik untuk mengisi jalur prestasi;
  8. Kategori kejuaraan meliputi :
    Perlombaan yang diselenggarakan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan diantaranya adalah : Olimpiade Sains Nasional [OSN], Olimpiade Olahraga Siswa Nasional [O2SN], Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional [FLS2N], Lomba Cipta Seni Pelajar Nasional [LCSPN] Kuis Kihajar [Kita Harus Belajar], Lomba Motivasi Belajar Mandiri [Lomojari], Lomba Karya Jurnalistik Siswa Nasional [LKJS], Lomba Cipta Puisi, Cipta Lagu, Melukis, dan Membatik. Perlombaan yang diselenggarakan diluar Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dapat berupa :

    1. Sains (ilmu pengetahuan);
    2. Teknologi tepat guna;
    3. Seni dan budaya;
    4. Olahraga;
    5. Keteladanan;
    6. Keagamaan;
    7. Bela Negara, Palang Merah Remaja, dan Kepramukaan
  9. Sertifikat penghargaan kejuaraan, dilegalisasi dengan ketentuan sebagai berikut :
    1. Kejuaraan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan tingkat Kabupaten/kota pengesahan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten/kota setempat, tingkat provinsi, nasional, dan/atau internasional disahkan oleh Cabang Dinas setempat dan/atau Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi sesuai ketentuan;
    2. Kejuaraan dalam bidang olah raga, legalisasi dilakukan oleh organisasi cabang olah raga/KONI tingkat kabupaten/kota/provinsi sesuai tingkat kejuaraan;
    3. Kejuaraan bidang lainnya, legalisasi dilakukan oleh panitia penyelenggara atau lembaga yang relevan dan dapat terlibat dalam kejuaraan tersebut;
  10. Satuan pendidikan diberi kewenangan untuk memverifikasi piagam/sertifikat sesuai ketentuan dan dapat melakukan uji kompetensi calon peserta didik sesuai kejuaraan yang diperolehnya;
  11. Prestasi bidang keagamaan berupa hafiz Qur’an memperoleh penghargaan berdasarkan jumlah Juz yang dikuasai calon peserta didik. Penyetaraan penghargaan prestasi hafiz Qur’an sebagai berikut :
    1. hafiz 11 – 30 Juz setara dengan prestasi juara 1 tingkat Nasional;
    2. hafiz 6 – 10 Juz setara dengan prestasi juara tingkat provinsi;
    3. hafiz 3 – 5 Juz setara engan prestasi juara 1 tingkat kabupaten;
    4. hafiz 1 – 2 Juz setara dengan prestasi juara 1 tingkat kecamatan.
  12. Prestasi hafiz Qur’an atau prestasi dari agama lainnya dibuktikan dengan sertifikat atau surat keterangan dari kantor Kementrian Agama atau lembaga keagamaan penyelenggara sesuai tempat domisili calon peserta didik.